Bintang OSN Semangati Perserta OSN 2015

OSN-copyYogyakarta – Olimpiade Sains Nasional (OSN) tiap menghadirkan bintang OSN yang menjadi inspirasi bagi adik adik peserta OSN 2015 di Jogjakarta. OSN 2015 kali ini yang menjadi bintang OSN adalah Siti Fatimah dari Sampang Madura. Mantan jebolan OSN 2011 di Manado ini pernah menyabet emas dan best praktikum dibidang lomba Astronomi. Perempuan yang sudah membuat program belajar bagi anak anak kurang mampu tingkat TK hingga SMP ini saat ini sedang menempuh program S2 Astronomi.

“Saya sekarang di ITB masih S1 sambil S2 program fastrack ambil astronomi juga,” ujar Siti di JEC Selasa (19/5/2015).

Siti yang lulusanSMA 1 Sampang Madura ini sudah tertarik sains sejak kecil. aia mengaku sangat penasaran dengan sains astronomi. Hal itulah yang mmbuat dirinya mencintai astronomi. Ditambah akhirnya dirinya mengikuti olimpiade Astronomi hal itulah yang membuatnya termotivasi mendalami Astronomi.

“Astronomi itu kan luas karena kita perlu matematika dll jadi semakin dipelajari semakin kita tidak tahu,” ujarnya.

Saat ini dirinya tengah membangun pendidikan yang maju di lingkungannya dengan rumah jamur yang didirikannya. Ia ingin mwngangkat daerahnya yang pernah dicap sebagai Kabupaten terbodoh.

“Saya pernah dibilang kabupaten terbodoh dari situ saya bangkit habis ini saya akan lebih baik lagi. Saya tidak percaya kabuapaten saya terbodoh sampai akhirnya saya ikut olimpiade dan menang,” ujarnya.

Keinginan kuat ingin meningkatkan dunia pendidikan di Indonesia inilah yang membuat dirinya ingin menjadi menteri pendidikan.

“Saya ingin jadi menteri pendidikan. Saya sudah cinta pendidikan mereka yang didaerah perlu pendidikan yang baik,”ujar perempuan yang lahir 21 maret 1994.

Ia berharap kepada peserta OSN dapat menggunakan kesempatan berlomba di OSN 2015 dengan sebaik baiknya. Karena pwngalaman berlomba dengan seluruh indonwsia ini kan swmakjn meninhkatkan kualitas siswa siswi. Ia pun meminta kepada asik adik yang tidak juara agar terus beekarya demi kemajuan bangsa.
“Harapannya adik adik ikut OSN semua tolong hargai proses yang dilalui harus bisa berkarya lagi,” ujarnya anak dari Bapak Moh DJatim dan Ibu Murini . (Eka)

Sumber : http://osndikbud.com

About the Author: yramaedu

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>